Diet Mediterania dan Manfaatnya

Diet menjadi salah satu cara yang umum dilakukan untuk menurunkan berat badan. Ada banyak jenis diet yang umum dilakukan, di antaranya adalah diet Mediterania. Diet yang satu ini dilakukan dengan cukup unik, yaitu menggabungkan beberapa kebiasaan hidup sehat serta tradisional dari orang-orang yang tinggal di negara yang berbatasan langsung dengan Laut Mediterania. Diet ini terbilang menyehatkan karena manfaatnya adalah mengurangi resiko penyakit jantung. Diet ini juga kaya akan kandungan buah, sayuran, kacang polong dan biji-bijian. Selain itu, dalam menu diet juga terkandung daging, sedikit daging merah serta lemak tak jenuh dari minyak zaitun. Diet ini diyakini baik untuk kesehatan karena akan menurunkan resiko terhindari dari berbagai masalah kesehatan. Diet ala Mediterania ini cocok dilakukan untuk kita yang tengah mencari rencana makan agar jantung semakin sehat.

Dalam diet Mediterania, akan digabungkan beberapa dasar makanan sehat dengan menambahkan sedikit minyak zaitun yang beraroma. Selain itu, dapat pula ditambahkan satu gelas anggur merah. Ini adalah ciri serta gaya dari memasak tradisional negara yang memiliki batasan langsung dengan Laut Mediterania. Diet juga dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Salah satu manfaat diet ala Mediterania adalah menekan kadar kolesterol yang jahat dalam tubuh. Olahan masakan khas Mediterania bervariasi tergantung dari wilayahnya. Akan tetapi, sebagian besar memiliki bahan sayuran, kacang, buah serta biji-bijian seral dan ikan. Berdasarkan penelitian, orang-orang yang telah menerapkan diet ala Mediterania memiliki resiko lebih rendah sebanyak tiga puluh persen untuk terkena stroke serta penyakit jantung. Diet ini bahkan bisa menurunkan resiko penyakit kanker, Alzheimer serta Parkinson.


Diet Mediterania dan Manfaatnya

Wanita yang turut mengkonsumsi menu dalam diet Mediterania akan dapat menurunkan resiko kanker payudara. Menerapkan diet ala Mediterania juga dapat menjadi pencegahan berbagai penyakit yang sudah kronis. Cara menerapkan diet ini juga tidak terlalu sulit. Pertama, makan sayuran serta buah-buahan sebanyak tujuh hingga sepuluh porsi tiap harinya. Beralihlah juga ke biji-bijian yang masih utuh. Ganti mentega menggunakan lemak sehat. Termasuk dalam lemak sehat ini adalah minyak canola serta minyak zaitun. Gunakan bumbu serta rempah-rempah sebagai penambah rasa dalam masakan, dan hindari penggunaan garam. Batasi asupan daging merah hingga tidak lebih dari beberapa kali dalam waktu satu bulan. Konsumsi ikan setidaknya dua kali seminggu dan masak ikan tidak dengan cara digoreng. Selain memperhatikan makanan yang dikonsumsi, diet ini juga mengharuskan kita untuk banyak-banyak melakukan olahraga.

Selain itu, batasi pula makan junk food atau makanan cepat saji, ini karena di dalamnya terkandung garam serta lemak yang tinggi. Ganti camilan sehari-hari menggunakan kacang tanpa garam serta buah kering. Kurangi konsumsi camilan tidak sehat seperti biskuit, kue serta keripik. Konsumsi anggur merah diperbolehkan dalam diet Mediterania, namun batasi hingga tidak lebih dari dua gelas ukuran kecil tiap harinya. Perbanyak konsumsi air putih guna melawan minuman manis yang dikonsumsi. Takaran dari dalam daftar menu yang diperbolehkan adalah sebagai berikut. Untuk asupan dalam satu bulan, konsumsi daging merah sebanyak maksimla empat porsi dengan berat masing-masing 60 gram. Asupan per minggu adalah tiga porsi telur, tiga porsi kentang, tiga sampai empat porsi kacang-kacangan dan lima hingga enam porsi ikan. Asupan per hari ialah tiga poris buah dan enam porsi sayuran. Demikian adalah informasi terkait diet ala Mediterania yang bisa kita coba.

Belum ada Komentar untuk "Diet Mediterania dan Manfaatnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel